Pengelolaan ZIS

Pengumpulan

Jenis ZIS (Zakat Infaq, dan Sedekah) yang dikumpulkan

  1. Zakat : Mal Individual dan Mal Badan
    1. Zakat Emas, Perak, dan Logam Mulia lainnya
    2. Zakat Uang dan Surat Berharga lainnya
    3. Zakat Perniagaan
    4. Zakat Pertanian, Perkebunan, dan Kehutanan
    5. Zakat Peternakan dan Perikanan
    6. Zakat Pertambangan
    7. Zakat Perindustrian
    8. Zakat Pendapatan dan Jasa/Zakat Profesi
    9. Zakat Rikaz
  2. Infak dan sedekah
  3. Corporate social responsbility (CSR)
  4. Penerimaan dana sosial keagamaan lainnya (DSKL)
    Wakaf, harta nazar, harta amanah atau titipan, harta pusaka yang tidak memiliki ahli waris, qurban, kafarat, fidyah, dan harta sitaan pengadilan agama.

Pengumpulan

BAZNAS Kabupaten Tanah Laut melakukan Pengumpulan zakat maal, zakat fitrah, zakat profesi, infaq, sadaqah, CSR dan Dana Sosial Keagamaan dari Lembaga/ Badan/Kantor/Instansi Pemerintah, Badan Usaha milik Negara, Swasta dan perseorangan, melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ), dan atau secara langsung dari para muzaki/munfik/dermawan, melalui Rekening.

Dalam rangka pengumpulan zakat, muzaki melakukan penghitungan sendiri atas kewajiban zakatnya. Bila diperlukan BAZNAS Tala siap memberi bantuan.

BAZNAS Kabupaten Tanah Laut wajib memberikan bukti setoran zakat kepada setiap muzaki. Bukti setoran zakat digunakan sebagai pengurang penghasilan kena pajak.

Pendistribusian/Penyaluran

Penyaluran menurut asnaf/Konsumtif

  1. Fakir
  2. Miskin
  3. Amil
  4. Muallaf
  5. Riqab
  6. Gharimin
  7. Fi sabilillah
  8. Ibnu sabil

Penyaluran Menurut Program/Pemberdayaan/Produktif

  1. Tujuan zakat adalah agar orang yang lemah menjadi berdaya dan sejahtera, mustahik menjadi muzaki.
  2. Pendidikan, untuk mutahik yang memerlukan bantuan pendidikan: biasiswa, pendukung kelengkapan pendidikan dan sejenisnya;
  3. Kesehatan, untuk mustahik yang memerlukan bantuan kesehatan: biaya berobat, bantuan rawat inap dan sejenisnya;
  4. Kemanusiaan, bagi mustahik yang memerlukan bantuan medesak, dan terkena musibah: kebakaran, kebanjiran, angin puiting beliung, tanah longsor bedah/rehap rumah dan sejenisnya;
  5. Ekonomi, bagi mustahik agar mandiri secara ekonomi: penambahan modal, pelatihan dan pendampingan usaha, modal bergulir dan sejenisnya;
  6. Dakwah-advokasi, Untuk Untuk peningkatan kualitas dan kuantitasnya keagamaan Islam: kaum masjid, insentif guru mengaji/TPA, bantuan rehab masjid, langgar/mushalla dan sebagainya.